Minggu, 31 Mei 2015

Andai Bisa Terbang Gratis, Aku Akan Menemuinya


Sepenggal lirik lagu grup musik RAN terbersit di pikiranku, ‘jauh di mata namun dekat di hati’. Perlahan terus kumaknai kata demi kata yang tersirat di dalamnya, ternyata sangat berbeda dengan kenyataan yang aku alami, karena setiap angan penuh harap bisa dekat lahir maupun batin, ingin segera aku niatkan untuk merubah lirik itu dengan kalimat ‘dekat di mata dan dekat di hati’,  tapi apa daya, itukan lirik lagu grup musik tersohor, apalagi aku tak punya kewenangan untuk merubahnya, pikirku. Tetapi suatu saat nanti, andai aku bisa bertemu personil RAN, aku akan menyampaikan ideku ini, semoga mereka menerimanya. Ahai, itu hanya hayalan tingkat tinggiku saja, toh sampai sekarang aku juga belum bertemu dengan mereka, idolaku.
  
Dekat di mata dan dekat di hati, itulah harapanku selama ini ingin kembali bernostalgia dengan seorang sahabat sejatiku yang sudah 7 tahun tidak berjumpa semenjak kami lulus SMA. Seorang sahabat yang meninggalkan beragam kisah klasik di SMA kala itu dan aku telah menganggapnya sebagai sahabat terindah yang pernah aku miliki, sahabat yang tak akan lekang oleh waktu, dan persahabatan yang tak pernah pudar di makan usia. Semoga aku bisa bertemu dengannya tidak akan lama lagi, semoga firasat ini mampu mengalahkan keinginan yang besar dan mendalam untuk bisa bertatap muka dengannya kembali.


Orang yang ingin aku temui  
Wawan Kurniadi nama lengkap sahabat sejatiku yang ada di buku absen sekolah saat itu, tetapi dia biasa aku panggil Wawan yang saat ini telah menetap di Yogyakarta. Sejak kelas satu SMA aku bersahabat dekat dengannya hingga lulus, tetapi setelah memasuki masa-masa kuliah, kami terpisah oleh ruang dan waktu karena akhirnya Wawan memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Yogyakarta dan bekerja di sana sampai sekarang.

Rasa kangen yang teramat sangat untuk kembali bertemu dan bernostalgia bersamanya untuk saling mengenang masa-masa SMA, bermain, belajar, dan banyak aktivitas lain yang kami lakukan bersama saat itu. Itulah sebabnya aku berharap bisa bertemu dengannya kembali andai bisa terbang gratis, aku ingin segera menemuinya di Yogyakarta, kota pelajar dan kota budaya yang mengagumkan.

Aktivitas yang ingin kulakukan dengannya 
Aku ingin bercanda ria bersama Wawan, karena di saat duduk di bangku sekolah 7 tahun silam, kami selalu bersama, bimbingan belajar yang sama di suatu kursus dekat sekolah kami. Selain itu, aku ingin menikmati betapa indahnya kota Yogyakarta bersamanya, khususnya menginjakkan kaki di gunung merapi, menikmati indahnya pantai parangtritis, dan menelusuri cantiknya malioboro di malam hari.

Banyak hal lain lagi yang akan kulakukan bersamanya, karena saat ini aku telah berkeluarga dan memiliki satu orang putri, begitu juga dengannya, Wawan juga telah mendapatkan gadis dari kota gudeg sebagai pendamping hidupnya dan telah mendapatkan satu orang putra. Jadi semakin banyak personil persahabatan kami yang telah menjadi keluarga besar. Inilah obrolan dan perbincangan yang kami akan bagi bersama dan menceritakan hal-hal yang unik, lucu, menarik, dan menggelitik saat-saat masih berseragam sekolah.

Itinerary perjalanan pake pesawat Citilink
Aku akan memanfaatkan liburan awal ramadhan tanggal 15 Juni 2015 untuk pergi menemui Wawan dan keluarganya. Untuk perjalanan yang menyenangkan ini dari Bandara Kualanamu International Airport (KNIA) Medan ke Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta, aku percayakan pada Citilink sebagai media fatner terbangku, nyaman bisa terbang dengan Citilink.

Mengapa memilih Citilink?
Citilink menjadi andalan fatner terbangku karena Citilink merupakan maskapai penerbangan bertarif murah tetapi pelayanannya aku percaya apalagi soal ketepatan waktu dan yang tidak bisa dipungkiri bahwa pramugari di Citilink itu muda dan cakep-cakep, kesan cerah-ceria selalu terpancar di wajah-wajah mereka. Itu yang aku ingat kalau dengar nama jasa penerbangan satu ini, berasa seperti liburan di dalam pesawat, sebelum mendapatkan liburan sesungguhnya di Kota Yogyakarta yang akan aku kunjungi. Kalau diijinkan untuk menyampaikan jargon untuk Citilink, aku akan sampaikan ke pihak manajemen bahwa ‘Citilink, Selalu Ramah, Aman, Nyaman Setiap Saat’.  

Berikut aku tunjukkan screenshot pemesanan tiket pesawat Citilink KNO-JOG dari Traveloka App:
 


Demi menjaga keakraban dan bisa berbincang panjang-lebar dengan Wawan dan keluarga, aku berencana menginap di rumah Wawan untuk 2 malam dan niatku sudah dapat restu dari Wawan dan keluarga kecilnya, katanya mereka tidak keberatan, dan untuk 3 malam berikutnya aku memesan The Jayakarta Yogyakarta Hotel & Spa yang letaknya dekat dengan kediaman Wawan dan tentunya dekat dengan Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta.



 

Mengapa pilih The Jayakarta Yogyakarta Hotel & Spa?
Aku memilih The Jayakarta Yogyakarta Hotel & Spa karena dengan fasilitas yang mewah, lengkap, dan berlabel bintang empat,  dibandrol dengan harga yang super murah per kamar per malamnya, apalagi semua orang tau kalau Yogyakarta merupakan kota wisata yang notabene hampir semua daerah wisata identik dengan biaya mahal, dikarenakan semua orang ingin berkunjung kesana, tetapi sangat berbeda dengan The Jayakarta Yogyakarta Hotel & Spa, yang masih mengedepankan komitmen ‘biaya murah kualitas mewah’.

Kesan Pakai Traveloka App
Setiap kali ingin terbang dan memesan tiket pesawat dan hotel, di pikiranku hanya terlintas pesan aja di Traveloka App. Apalagi Traveloka App sudah terpampang jelas di bagian menu ponselku, tinggal aku pencet menunya, keluar deh fasilitas untuk pergi kemana dan tanggal berapa, begitu mudah dan nyaman. Ini dia kesan-kesanku selama memakai Traveloka App:
1.     Mudah dan gak ribet dalam menggunakan aplikasinya.
2.    Harganya paling murah, harga awal dengan harga akhir itu sama persis, jadi gak perlu mikir-mikir lagi berapa biaya yang lain-lainnya.
3.     Selalu nunjukin harga tiket dan hotel yang sejujur-jujurnya, gak pake PHP, alias pemberi harapan palsu setiap kali pesan. Kita tadinya udah mikir murah, eh gak taunya ada biaya ini itu. Tetapi itu gak berlaku di Traveloka App, beda banget pokoknya.  
4.    Sistem pembayarannya juga udah banyak pilihan, calon pembeli dimanjakan dengan layanan yang super duper mudah, ini yang buat aku semakin cinta pake Traveloka App.

Akhirnya, aku benar-benar berharap bisa terbang gratis bersama Citilink, dan aku bisa menemui sahabat sejatiku di Yogyakarta dalam waktu dekat ini. Bukan hanya impian ini saja terbatas dalam penulisan artikel ini, tetapi aku berharap bisa menjadi kenyataan, 'dekat di mata dan dekat di hati'. Semoga! #TiketGratisTraveloka

Artikel Ditulis Oleh : Muchti Yuda Pratama
Twitter     : @muchtiyuda
Facebook : muchti yuda 
Email       : muchtiyuda16@gmail.com
                   yudamuchti@yahoo.co.id
Mengikuti : Kontes Menulis Berhadiah
Tiket Citilink (PP) Bebas Pilih Rute